Showing posts with label kuala lumpur. Show all posts
Showing posts with label kuala lumpur. Show all posts
Sunday, February 21, 2016

Biaya Hidup di Kuala Lumpur


Gara-gara banyak yang nanyain tentang biaya hidup di Kuala Lumpur, di postingan kali ini, gw akan menjabarkan rincian per bulannya.

Rincian biaya hidup di KL per bulan (dalam Ringgit Malaysia)


Biaya hidup di Kuala Lumpur per bulan

Sewa Kamar

Sewa kamar ini biaya yang paling menentukan mahal murahnya biaya hidup di KL, makanya range nya besar sekali. Kamar di KL bermacam-macam, tergantung lokasinya, apa furniture nya sudah tersedia atau belum, fasilitasnya, dan tipe apartment nya. Semakin jauh dari transportasi umum, semakin murah pula harganya.

Berikut perkiraan harga apartment yang letaknya dekat dengan transportasi umum:
  • RM 450 untuk kamar medium di apartment yang biasa saja, biasanya tidak ber-AC dan hanya partial-furnished (hanya ada heater, kulkas, dan mesin cuci. Tempat tidur dan sebagainya beli sendiri).
  • RM 750 untuk kamar medium partial-furnished di condominium. biasanya ada kolam renang dan gym nya.

Beberapa saran dari gw supaya biaya sewa apartment jauh lebih murah:
  • Buat yang akan kuliah, jangan tinggal di akomodasi yang disediakan oleh kampus. Berdasar pengalaman gw, akomodasi dari kampus harganya super mahal.
  • Kalo memang berencana tinggal di KL dalam waktu lama (lebih dari setahun), carilah apartment yang non-furnished atau partially-furnished. Belilah tempat tidur dan lemari sendiri. Percayalah, harga tempat tidur dan peralatan lainnya jauh lebih murah dibanding harga sewa fully-furnished apartment setahun.
  • Cari teman yang bener-bener klop dan sewa 1 unit apartment. Satu unit partially-furnished apartment dengan 2 kamar berkisar RM 1.000 - RM 1.500, sedangkan yang 3 kamar, harganya RM 1.500 ke atas. Condominium dengan 3 kamar yang fully-furnished bisa mencapai RM 2.000 - 2.500 atau lebih. Jadi kalo dirata-rata, biayanya sekitar RM 750 per kamar. Dan itu bisa untuk berdua, sehingga masing-masing hanya membayar RM 375 per bulannya. Bahkan dulu, ada teman gw yang tinggal berenam di apartment dengan 3 kamar. Sehingga masing-masing orang hanya membayar RM 250 per bulannya. Intinya, makin banyak orang dalam satu apartment, makin murah juga biaya sewa kamar per orang.

Kalo mau nyewa apartment, jangan lupa bawa uang lebih untuk deposit. Biasanya mereka meminta 1 bulan uang sewa bayar di muka, ditambah 1,5 atau 2,5 bulan untuk deposit. Deposit akan dikembalikan saat kamu keluar.

Utility Bill dan Internet

Konsepnya mirip dengan sewa kamar, utility bill dan internet biasanya dibagi rata dengan jumlah orang yang tinggal di satu apartment. Jadi semakin banyak orang yang tinggal bersama, semakin murah juga bill-nya. Asal jangan ada temen kamu yang nyalain AC 24 jam aja, ya.

Groceries

Groceries di sini bukan cuma ngomongin bahan makanan doank. Tapi udah gw jadiin satu paket sama keperluan sehari-hari seperti sabun, shampoo, odol, peralatan make up, dan sebagainya. Biasanya sih, biaya groceries buat cowok jauh lebih murah dibanding cewek. Kenapa? Karena peralatan make up itu mahal. Udah gitu, cewek biasanya lebih ribet. Buat keramas, shampoo aja ga cukup. Harus pake conditioner, hair mask, dan lainnya. 

Makan

Semakin tinggi biaya groceries, biasanya semakin kecil biaya makan. Seenggaknya, begitu asumsi gw. Biaya makan berkisar RM 10 - RM 15 per hari. Biaya ini meliputi makan pagi yang ringan (buah, roti, atau susu), makan siang, dan makan malam yang berat. Kalo pas weekend mau jalan-jalan dan makan di mall, biaya makan nambah bisa jadi RM 20 - RM 30 per hari. 

Kalo mau berhemat, masaklah sendiri di rumah. Berdasar perhitungan gw, masak sendiri bisa menghemat biaya makan sampe 3-4x lipat. Bersyukurlah buat yang hobi masak. Hehehehehe.

Entertainment

Entertainment di Kuala Lumpur mirip-mirip dengan Indonesia. Ada bioskop, bowling, ice skating, karaoke, laser tag, rock climbing, jalan-jalan ke tempat wisata sekitar, main escape game, sampe mampir ke apartment temen dan ngobrol sampe subuh.

Sebenernya, RM 150 per bulan untuk entertainment itu sudah lebih dari cukup. Toh, ga setiap weekend butuh entertainment, kan? Apalagi anak kuliahan kan banyak tugas. Kalo jalan-jalan mulu, kapan skripsinya selesai? Hahahaha...

Sekedar perkiraan harga:
  • Sekali nonton bioskop biasanya RM 9-14, tergantung film dan waktunya. Kalo pagi biasanya ada early bird price. Terkadang, pake credit card tertentu juga bisa dapet buy 1 free 1.
  • Bowling, RM 15 per game.
  • Escape game, RM 25-30 per game per orang.
  • Ice skating, RM 20 buat maen sepuasnya seharian (dengan catatan, bawa sarung tangan dan kaos kaki sendiri). 
  • Laser tag, RM 50 buat 3 game.
  • Badminton, RM 20 per lapangan per jam.
  • Rock climbing, RM 50 per sesi.
  • Go kart, RM 50 untuk 30 menit.
  • Berenang, gratis. Kalo di apartment sendiri ga ada kolam renang, bisa numpang di apartment temen.
  • Nongkrong di rumah temen, seikhlasnya. Hihihi.

Biaya Dokter

Biaya dokter, obat-obatan dan lainnya biasa ditanggung oleh asuransi. Kamu cukup nunjukin kartu asuransi yang dikasih sama kampus / kantor, dan ga perlu bayar apa-apa lagi. Lagian, kamu ga sakit tiap bulan, kan?


Terus, Stef Sendiri, Berapa Biaya Hidupnya Sebulan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, gw berbagi informasi mengenai kepribadian dan rutinitas gw dulu.
  • Gw ga gitu suka berbagi kamar, makanya gw menyewa satu kamar berukuran sedang sendirian. Gw tipe orang yang terkadang butuh me-time buat nge-charge energi.
  • Gw ga pelit soal makanan. Tapi memang hampir ga pernah makan berat kalo pagi. Biasanya paling cuma minum susu dan makan buah. Cuma kadang-kadang aja sarapan nasi lemak. Udah dari kecil memang ga pernah makan berat pagi-pagi.
  • I eat heavy lunch and heavy dinner. Tapi biasanya buat dinner, gw masak sendiri di rumah. Apalagi kalo lagi ga sibuk atau ga banyak kerjaan. Kalo weekend pun, seringnya masak dan makan di rumah biar hemat. Selain seru, masak dan makan di rumah itu 3-4x lebih murah dan lebih bergizi dibanding makan di restoran. PS: Mie instant jarang ada dalam menu makanan gw.
  • Walau gw sering masak di rumah, kadang-kadang gw juga memanjakan diri makan yang enak-enak di luar, seperti sushi, steak, pizza, green curry, dan lainnya. Papa gw selalu bilang, kalo mau makan apa, selagi masih muda dan punya cukup uang, beli aja. Dulu, pas masih muda, dia ga punya uang buat beli makanan yang dia pengen. Sekarang, dia udah punya uang, tapi tetep ga bisa beli makanan yang dia pengen, karena harus menjaga kesehatan.
  • Soal entertainment, gw hobi nonton bioskop. Hampir tiap minggu pasti nonton bioskop. Kadang bisa nonton 2-3x seminggu. Tapi nontonnya ga pake beli pop corn, ya. Selain itu, hampir tiap minggu gw juga main badminton, dan sesekali main go kartlaser tag, rock climbing, bowling, dan entertainment lainnya.
  • Jarang banget shopping. Beli barang kalo bener-bener perlu doank.
  • Make up minimalis. Gw lebih concern di perawatan seperti body lotionSPF, krim mata, bedak / foundation, sama lip balm doank.
  • Hobi jalan-jalan dan ngemil. Jalan-jalan yang gw maksud di sini cuma pergi ke tempat wisata di sekitar KL aja, kaya Sunway Lagoon, Zoo Negara, KL Bird Parki-City, Genting, Berjaya Hills, Melaka, Legoland, Pulau Redang, dan lainnya. Jalan-jalan ke luar Malaysia ga termasuk di perincian di atas, ya. 
  • Gw kemana-mana naik mobil. Makanya biaya transportasi gw murah. Walau bensin gw tanggung sendiri, tapi perawatan mobil ditanggung kantor, secara itu mobil kantor. Soal biaya, jelas lebih murah dibanding naik taksi atau naik transportasi umum. Enak, kan?Hehehehe.

Berdasarkan kepribadian dan rutinitas gw di atas, gw rata-rata menghabiskan RM 1.400 - 1.600 per bulannya. Satu per tiganya buat biaya sewa kamar, internet, dan utility. Gw memang bukan orang yang hemat banget, tapi gw juga ga boros banget. Gw menikmati hidup dengan cara yang tidak berlebihan.

Untuk yang mau kuliah, kerja, atau cuma sekedar iseng numpang tinggal di KL selama sebulan, semoga informasi di atas bermanfaat!
Sunday, August 23, 2015

Makanan yang Harus Dicoba Di Malaysia

Buat kalian yang ingin berlibur ke Malaysia ataupun yang sekarang berada di Malaysia, jangan lupa mencicipi makanan-makanan berikut. Beberapa memang bukan masakan yang benar-benar khas Melayu. Makanya, masakan serupa juga sering kita temui di Indonesia, Singapura, dan China. Akan tetapi, masakan-masakan tersebut juga sangat populer di Malaysia! Jadi, tidak ada salahnya untuk mencoba. Yang pasti rasanya ENAK TENAN!

Nasi Lemak

Sekilas, namanya terdengar seperti "Nasi berminyak yang bikin gendut". Akan tetapi sebenarnya nasi lemak berarti nasi yang kaya rasa. Nama ini berasal dari proses memasaknya dimana beras direndam dalam santan dan kemudian dikukus. Biasanya proses memaksaknya menggunakan daun pandan sehingga rasanya khas.

Nasi lemak biasanya disajikan dengan sambal, irisan mentimun segar, ikan asin kecil yang digoreng, kacang goreng, dan telur rebus atau goreng. Lauknya bisa ditambah ayam goreng, cumi-cumi pedas, kerang, atau rendang sapi.
Nasi Lemak (Kuali.com, 2015)

Roti Canai, Roti Prata, dan Roti-Roti Lainnya

Salah satu makanan yang berasal dari India yang bisa ditemui di setiap mamak (India muslim) restoran. Roti canai banyak variasinya, ditambah telur menjadi roti telur, ditambah keju menjadi roti cheese, ditambah bawang merah menjadi roti onion, ditambah margarin dan gula menjadi roti planta, dan masih banyak lagi.

Roti-roti tersebut bisa dinikmati dengan berbagai cara. Namun umumnya dengan disajikan dengan berbagai pilihan kari: kentang, ayam, kambing, sapi, atau ikan. Beberapa variasi roti lainnya, bisa dinikmati dengan gula atau susu kental manis.
Roti canai (drnaz, 2012)
Roti Telur (Foodspotting, 2012)
Roti Tisu (thecattylife, 2010)

Nasi Kerabu

Nasi kerabu sangat populer di Kelantan dan Terengganu. Nasinya berwarna biru dan warna tersebut dihasilkan dari warna kelopak bunga Telang yang baik untuk kesehatan. Biasanya dimakan dengan ikan kering atau ayam goreng, daging, kerupuk, acar dan salad lainnya.
Nasi Kerabu (HealthWorks.my, 2014)

Kangkung Belacan

Kangkung belacan adalah masakan khas Melayu yang cara masaknya pun cukup simpel. Kangkung dicuci bersih dan ditumis dengan bawang merah, bawang putih, terasi, dan potongan cabai merah. Di Indonesia disebut juga kangkung cah terasi.
Kangkung Belacan (Morsels and Musings, 2008)

Kwie Tiau Penang


Hidangan yang sangat terkenal di Penang ini dibuat dari kwie tiau yang ditumis dengan lemak babi ditambah kecap manis, cabe, terasi, telur, sosis, udang, kerang, tauge dan daun bawang. Biasanya disajikan di atas selembar daun pisang atau di atas piring.
Kwie Tiau Penang (www.flickr.com/photos/avlxyz/)

Penang Laksa

Penang laksa dibuat dengan sup makarel ikan kembung dan asam yang memberikan sup rasa asam yang unik. Bahan-bahan lain yang membuat rasanya khas yaitu serai, lengkuas, dan cabai.
Penang Laksa (HealthWorks.my, 2014)

Penang Rojak

Penang rojak atau rujak khas Penang, sebenarnya mirip seperti rujak buah versi Indonesia, namun sedikit berbeda baik dari segi isi maupun saus. Penang rojak biasanya terdiri dari mentimun, nanas, mangga, jambu, bengkuang, apel dan potongan cumi goreng yang kecil. Semua buah dipotong kecil-kecil dan dicampurkan dengan saus hitam pekat yang dibuat dari gula, cabai, jeruk nipis dan pasta udang. Terakhir, ditambahkan kacang yang sudah dihancurkan dan kerupuk yang renyah.
Penang Rojak (Maureen Ow, 2013)

Bak Kut Teh

Bak kut teh terdiri dari iga babi direbus dalam bumbu dan rempah-rempah (kayu manis, cengkeh, dang gui, biji adas, bawang putih, dan bahan lainnya) selama berjam-jam. Walaupun secara harfiah berarti "Daging-Tulang-Teh", namun sebenarnya tidak ada teh dalam hidangan tersebut. Teh ditambahkan dalam nama tersebut karena Teh Oolong (salah satu jenis teh China) yang biasanya diminum setelah memakan bak kut teh, dipercaya bisa melarutkan jumlah lemak babi yang berlebihan.

Untuk kuahnya, digunakan bahan-bahan ramuan Cina yang rasanya manis dan khas. Bak kut teh kuah biasanya dihidangkan dengan ditambahkan jamur, tahu, dan cakue.
Bak Kut Teh Soup (Food 2 Buzz, 2012)
Bak Kut Teh Dry (Food 2 Buzz, 2012)

Yong Tau Foo

Yong tau foo (yong tao foo / yong tau fu) adalah makanan China Hakka yang merupakan variasi tahu: kulit tahu, tahu putih, tahu goreng, ataupun tahu yang diisi dengan campuran daging atau ikan. Tak jarang ditambahkan sayuran seperti jamur, pare, okra, dan lainnya.

Yong tau foo dimakan dalam berbagai cara, baik digoreng kering dan dinikmati dengan saus dan sambel atau disajikan dengan sup yang rasanya khas.
Yong Tau Foo (vkeong.com)

Satay Celup

Satay Celup (atau sate celup) sangat populer di Melaka. Seperti sate pada umumnya, hidangan ini menggunakan bahan-bahan yang ditusuk dengan tusuk sate dan dimakan dengan bumbu sate. Keistimewaannya, sate celup menyajikan lebih dari 80 jenis sate, dari makanan laut, daging dan berbagai sayuran segar. Sebelum dimakan, sate-sate tersebut dibenamkan ke dalam panci yang berisi saus sate mendidih sampai matang.
Sate Celup (dslimbeauty, 2014)

Nasi Ayam Hainan

Dari namanya, bisa dibilang masakan ini berasal dari Hainan, China. Nasi ayam Hainan merupakan masakan yang sangat populer di Singapura dan Malaysia.

Cara membuatnya, ayam direndam dalam air mendidih sampai matang, kemudian dicelupkan ke dalam air dingin agar dagingnya tetap lembut. Ayam kemudian bisa dipanggang atau dimasak dengan kecap asin sesuai selera. Untuk nasinya, beras dimasak dengan kaldu ayam, jahe, dan daun pandan. Keduanya dinikmati dengan saus sambal yang rasanya asam-pedas.
Chicken Rice (Go Makan, 2014)

Chilli Crab

Chilli Crab sebenarnya hidangan khas Singapura namun tidak kalah populer di Malaysia. Hidangan ini tak sepedas namanya dan tak sepedas penampilannya. Kepiting lumpur, jenis kepiting yang biasa digunakan, ditumis dengan campuran saus tomat-cabai yang tebal, manis dan gurih.
Chili Crab (The Food Dictator, 2015)

Wantan Mee

Wantan Mee (Wonton Mee) yang artinya mie pangsit ini sangat terkenal di Hong Kong, Singapura dan Malaysia. Namun, versi Malaysia sedikit berbeda dengan versi negara asalnya, Hong Kong. Di Malaysia, mie telur yang berwarna kuning, dimasak sampai matang, ditiriskan, dan disajikan di atas piring. Mie tersebut kemudian ditambahkan kecap hitam dan dihidangkan dengan irisan babi panggang (char siew) dan sayuran. Pangsit dan sup biasa disajikan pada mangkuk terpisah untuk melengkapi kenikmatan mie. 
Wantan Mee (Openrice, 2014)


Ada yang mau traktir nambahin?
Sunday, July 5, 2015

Travel Around The World: Trick Art Museum and Red Carpet in i-City

Few months ago, I visited i-City, which located in Shah Alam, Selangor, Malaysia. i-City is the best leisure part in Malaysia that I have ever been. It has a very interesting concept: a huge theme park that offers several attractions like Snowalk (biggest snow theme park in Malaysia), Trick Art Museum, Red Carpet, Water World, Ice Adventure, House of Horror, Under the Sea, and few more to mention.

To reach i-City, you can take KTM (one of the rail operator in Malaysia) to Padang Jawa station and take a taxi straight to i-City. If you are coming from Kuala Lumpur, you can take Rapid KL Bus U80 to Shah Alam Bus Station, and change to Rapid KL Bus U605 from Shah Alam Bus Station to i-City. 
i-City Map (Selangor Tourism)
i-City Attraction (Selangor Tourism)
I spent half day there and it's clearly not enough time to visit all the theme park. I was too busy taking picture with every object in Trick Art Museum and Red Carpet.

Entrance fee to Trick Art Museum is only RM 10 per person, which in my opinion, it's really worth it. Trick Art Museum, as the name implies, is a museum to show optical illusion art that turns two-dimensional paintings into three-dimensional images. To get better idea, let's take a look at some of my pictures below:
THAT'S MY MONEY!
Was riding camel in Egypt
OMG, chased by a gorilla!
Stairway to heaven
Colosseum
Was crossing a hole
Shaking hand with the baby elephant
I'm an angel :)
Let's get out!

Next, still located in the same park, I visited Red Carpet Red Carpet, which is the first wax museum in Malaysia. The entrance fee is a bit expensive, RM 35 for Malaysian, and RM 100 for non-Malaysian. Red carpet is a museum exhibits a collection of wax sculptures representing famous people from history and contemporary personalities exhibited in lifelike poses, wearing real clothes. You are allowed to touch them too!

Marilyn Monroe
President Obama
Queen Elizabeth II
Alexander Graham Bell
Isaac Newton
Bill Gates
Unknown lady. I forgot her name. Anyone knows?
Rowan Atkinson aka Mr Bean
James Bond
Brad Pitt and Angelina Jolie
Elton John
Arnold Schwarzenegger
And many more famous people that I don't post their pictures here.

For those who plan to go to Snowalk, it is advisable to wear a trousers or long pants and bring your own socks and gloves. Of course, there is a dedicated shop selling those, but it would be much cheaper to bring your own. You don't have to bring your own jacket as you can rent it for free (actually it is included in entrance fee). They say it's around 5 degree Celsius inside and the more you go in, the colder it will be.

Unfortunately, I didn't know that they have Snowalk. I was wearing short pants and wasn't prepared for that. Lesson learnt, I should have done some research!

Ah never mind, next time I might come again!

Jalan-Jalan Terus: Trick Art Museum and Red Carpet in i-City

(Untuk versi bahasa Inggris, klik di SINIClick HERE for the English version)

Beberapa bulan lalu, gw jalan-jalan ke i-City, Shah Alam, Selangor, Malaysia. i-City merupakan leisure park terbaik yang pernah gw datengin di Malaysia. Konsepnya menarik: Sebuah taman luas yang terdiri dari beberapa tema hiburan, baik indoor maupun outdoor. Ada Snowalk, Trick Art Museum, Red Carpet, Water World, Ice Adventure, House of Horror, Under the Sea, dan beberapa theme park lainnya.

Untuk menuju ke sini, bisa naik KTM ke Padang Jawa Station, terus naik taksi ke i-City. Kalo dari Kuala Lumpur, bisa naik Rapid KL Bus nomer U80 ke Shah Alam Bus Station, dilanjutkan dengan Rapid KL Bus nomer U605 dari Shah Alam Bus Station langsung ke i-City.
i-City Map (Tourism Selangor)
i-City Attraction (Tourism Selangor)
Setengah hari gw di sana, gw memang belom sempat menjelajahi semua theme park nya. Bisa jadi karena gw terlalu sibuk berfoto di setiap objek, dan sibuk menikmati pemandangan sekitar yang cantik dan gemerlap. Untungnya, tujuan gw buat mampir ke Trick Art Museum dan Red Carpet bisa terwujud.

Tiket masuk menuju Trick Art Museum hanya RM 10 (sekitar 35 ribu rupiah) per orang. Harga ini menurut gw tidaklah mahal, karena di dalamnya juga lumayan banyak lukisan-lukisan menarik. Bisa ditebak dari namanya, Trick Art Museum itu museum berisi lukisan-lukisan 3D, di mana para pengunjung bisa bergaya mengekpresikan diri seolah-olah gambar dalam lukisan tersebut adalah gambar 3 dimensi. Untuk lebih jelasnya, yuk, kita lihat foto-foto berikut:
Rebutan duit sama gurita
Jalan-jalan ke Mesir naik unta
Dikejer gorilla!!
Stairway to heaven
Mampir ke Colosseum
Nyebrang jalan lubang
Salaman sama gajah
I'm an angel :)
Bantuin orang kabur dari lukisan

Setelah puas berfoto di Trick Art Museum, gw pun menuju Red Carpet, yang merupakan museum patung lilin pertama di Malaysia. Tiket masuknya agak mahal, RM 35 (sekitar 123 ribu rupiah) buat orang Malaysia, dan RM 100 (350 ribu rupiah) buat non-Malaysia.

Di dalamnya, ada patung lilin yang dibuat sangat mirip dengan orang-orang terkenal di berbagai penjuru dunia. Asyiknya lagi, mereka boleh dipegang sesuka hati. Yay!
Marilyn Monroe
Presiden Obama
Ratu Elizabeth II
Alexander Graham Bell
Isaac Newton
Bill Gates
Ga tau ini siapa
Rowan Atkinson aka Mr Bean
James Bond
Brad Pitt and Angelina Jolie
Elton John
Arnold Schwarzenegger
Dan masih banyak lagi orang terkenal lainnya yang fotonya ga gw pajang di sini. Kalo penasaran, dateng aja sendiri. Ga nyesel, deh!

Untuk yang mau ke Snowalk atau dunia es, sebaiknya pake celana panjang dan bawa sarung tangan dan kaos kaki sendiri. Memang di sana ada toko yang menjual sarung tangan dan kaos kaki, tapi harganya agak mahal. Jauh lebih hemat kalo membawa sendiri. Jaket tidak perlu bawa karena bisa disewa secara gratis. Denger-denger sih, suhunya di bawah 5 derajat Celcius, makin ke dalam makin dingin.

Sayang pas gw ke sana, gw enggak tau kalo ada Snowalk, makanya cuma pake celana pendek dan ga bawa apa-apa buat persiapan.

Ah never mind, next time I might come again!