Hari Ketujuh: Kinkaku-ji, Arashiyama, Higashiyama, dan Gion
Dari DisneySea, gw berangkat jam 10 malem naek Orion bus ke Kyoto Kamogawa Jujo Station. Tiket bus seharga ¥2.300, bisa dibeli online. Perjalanan dari DisneySea ke Kyoto memakan waktu kurang lebih 8 jam.
Di Kyoto, sebagian besar objek wisata dapat dengan mudah dijangkau dengan menggunakan bus. Maka dari itu supaya hemat, gw membeli 1-day bus pass seharga ¥500 di Kyoto station.
Destinasi pertama di Kyoto adalah Kinkaku-ji yang artinya Golden Pavilion. Dinamakan Golden Pavilion karena keseluruhan kuil (kecuali lantai dasar) ditutupi dengan lembaran tipis emas murni. Di atas bangunan terdapat burung phoenix yang juga dilapisi emas.
Tiket masuknya seharga ¥400, cukup worth it untuk dikunjungi. Kinkaku-ji merupakan kuil beraliran Zen yang letaknya di sebelah Utara Kyoto, yang juga dijadikan vila peristirahatan bagi shogun Ashikaga Yoshimitsu.
Kinkaku-ji bisa diakses dengan rute berikut:
Dari Kyoto station, menggunakan Kyoto City Bus nomer 101 atau 205 (¥230). Perjalanan memakan waktu 40 menit.
Dari Kyoto station, naik trainselama 15 menit menuju Kitaoji station (¥260), dilanjutkkan dengan naik bus nomer 101, 102, 204, atau 205 (¥230).
Kinkaku-ji. It's just WOW!
Kinkaku-ji
---
Berikutnya, sesuai rencana, gw menuju ke Saga Torokko station yang terletak di samping JR Saga-Arashiyama station. Di sini, gw akan membeli tiket untuk Sagano Romantic Train, open-concept train dengan rute sepanjang 7,3 km, yang memang didesain supaya para pengunjung bisa menikmati pemandangan Hozugawa Ravine selama 25 menit. Harga tiket one-way ¥620 untuk orang dewasa dan ¥310 untuk anak-anak. Informasi lebih lanjut, bisa dilihat di SINI.
Berikut rutenya:
Saga Torokko station --- Arashiyama station --- Hozukyo station --- Kameoka station
Namun, karena gw mau mampir ke bamboo forest di Arashiyama, mereka menyarankan untuk berjalan kaki 30 menit dari Saga Torokko station melewati bamboo forest ke Arashiyama station.
Piano museum di samping Saga Torroko station
Temple di tengah-tengah bamboo forest Arashiyama
Bamboo forest Arashiyama
Bamboo forest Arashiyama
Pemandangan di tengah-tengah perjalanan menuju Arashiyama station
Beginilah rupa Sagano Romantic Train. Ga perlu khawatir train jalan mundur atau maju, karena saat train jalan, para penumpang pada berdiri dan sibuk foto-foto.
Pemandangan Hozugawa Ravine
Pemandangan Hozugawa Ravine
Pemandangan Hozugawa Ravine
Patung-patung Tanuki di Kameoka station
---
Rencana ke Kiyomizu-dera sengaja gw cancel karena gw mau check-in dan nge-refresh badan gw dulu. Jadilah sorenya, setelah check-in, mandi, dan beristirahat, gw langsung ke Hagashiyama. Sebenernya, jarak dari Hagashiyama ke Kiyomizu-dera tidaklah jauh, hanya 2 km dengan medan yang sedikit menanjak. Namun, karena sudah terlalu sore dan gw yakin begitu nyampe Kiyomizu-dera, pasti sudah tutup, dengan berat hati gw tetap memutuskan untuk tidak ke Kiyomizu-dera. Sebagai gantinya, gw hanya berjalan-jalan di Hagashiyama street.
Hagashiyama street terkenal dengan nuansa old and traditional Kyoto. Di sepanjang jalan, terdapat banyak toko-toko, tempat penyewaan kimono, cafe dan restoran yang menjual berbagai macam snack, kerajinan tangan, dan cenderamata. Dari Hagashiyama street, gw melihat Yasaka Shrine dan Yasaka Pagoda.
Yasaka Pagoda
Hagashiyama Street
Ilustrasi neraka di Hagashiyama street
Berhubung udah banyak toko-toko di Hagashiyama yang udah pada tutup, ga lama setelah itu, gw memutuskan untuk ke Gion yang letaknya di depan Yasaka Shrine, tidak jauh dari Hagashiyama.
---
Gion terkenal akan geisha-nya. Geisha merupakan bahasa Jepang yang artinya seniman. Para geisha di Kyoto menyebut diri mereka geiko dan maiko (geisha pemula). Kalo beruntung, pengunjung mungkin bisa bertemu geiko atau maiko berkeliaran di sekitar Gion. Tolong hormatin privasinya jika bertemu, jangan dikejar-kejar, apalagi memaksa untuk berfoto bersama jika mereka memang tidak mau.
Bagi yang ga tahu, beginilah kira-kira penampilan mereka:
Poster pertunjukkan geisha
Pengunjung yang tertarik akan budaya geisha, bisa datang ke Gion Corner. Letaknya di Yasaka Hall, di sebelah Gion Kobu Kaburenjo Theater. Di sana, terdapat Maiko Gallery yang menayangkan video tarian maiko, serta dekorasi dan ornamen yang digunakan oleh para maiko. Setiap harinya, pukul 6 - 7 malem juga terdapat pertunjukkan maiko seharga ¥3.150 per orang. Info lebih lanjut bisa dilihat di SINI.
Gion
Video tarian maiko di dalam Gion Corner
Video tarian maiko di dalam Gion Corner
Mengingat harganya yang cukup mahal, sebelum beli tiket pertunjukan maiko, ada baiknya melihat video-nya dulu di Gion Corner. Gw sendiri, sebagai orang yang sangat tidak sabaran, ngerasa kalo tarian maiko bukan selera gw.
Hari Kedelapan: Fushimi Inari Shrine, Nara Deer Park, dan Kobe Harborland
Siapa sih, yang ga tau cewek manis gapura-gapura merah di atas?
Cewek narsis manis di atas sedang berada di salah satu kuil Jepang favoritnya: Fushimi Inari Shrine. Akses termudah untuk menuju ke sini adalah dengan menggunakan JR Nara train dan turun di Inari station. Gapura merah seperti gambar di atas disebut torii, yang artinya gerbang tradisional khas Jepang, biasanya banyak ditemukan di kuil aliran Shinto. Di Fushimi Inari Shrine, terdapat RIBUAN torii, hasil donasi dari para donator (umumnya para pebisnis dan pedagang) sebagai ucapan terima kasihnya untuk Inari, the Rice God. Jadi kalo ga dapet spot yang sepi buat foto sama torii, jangan khawatir, masih banyak ratusan torii lain menunggu, kamu hanya perlu berjalan lebih jauh aja.
Selain torii yang jumlahnya ribuan, patung Kitsune (rubah), pelayan Inari, juga banyak dijumpai. Dua ikon inilah yang membuat Fushimi Inari Shrine sangat unik dan menarik.
Dua ikon terkenal di Fushimi Inari Shrine, Torii dan Kitsune
Fushimi Inari Shrine merupakan base dari Gunung Inari, yang tingginya 233 meter dari dasar Fushimi Inari Shrine. Kalo memang tertarik untuk naik gunung, sediakan setidaknya 4 jam di sini untuk pulang-pergi. Gw sendiri, berhubung waktunya terbatas, cuma naik sekitar 15 menit, menemukan shrine kecil yang keliatan kurang terawat, dan balik lagi ke bawah.
Torii tampak atas.
Di halaman depan Fushimi Inari Shrine, banyak sekali orang yang menjual berbagai macam makanan. Yah, berhubung gwMr Hamburger rakus, hampir setiap makanan kita cobain. Bisa dibilang inilah lunch kita berdua.
Biar para pembaca ngiler, berikut gw kasih gambar-gambarnya:
Siangnya, gw melanjutkan perjalanan ke Nara dan Kobe. Itinerary gw di Nara dan Kobe akan gw bahas di post berikutnya.
Seperti kebanyakan orang yang mau liburan ke Tokyo, gw pun bingung mau ke Disney park yang mana. Akhirnya, terbesit sebuah bisikan setan ide brilian: Kenapa ga dua-duanya aja, 1 hari untuk Disneyland, dan 1 hari untuk DisneySea?
Yah, beginilah gw kalo bingung, akhirnya malah mau semuanya. Hihihihi.
Informasi Umum Tokyo Disneyland dan Tokyo DisneySea
Tiket Masuk
Harga tiket masukTokyo Disneyland / Tokyo DisneySea adalah sebagai berikut:
Tiket masuk Disney Park (Disney.jp, 2016)
1-Day Passport artinya kamu bisa masuk dan bermain seharian di salah satu park yang kamu pilih, yaitu antara Disneyland atau DisneySea, namun tidak untuk keduanya. Kalo kamu mau mengunjungi keduanya, kamu harus membeli 2-Day Passport atau 3-Day atau 4-Day Passport. Jangan membeli 2 x 1-Day Passport, karena harganya justru lebih mahal. Gw sendiri beli yang 2-Day Passport, satu hari untuk Disneyland, dan satu hari untuk DisneySea.
Belilah tiket online supaya ga buang-buang waktu antri di counter. Untuk membelinya, silakan klik di link INI. Setelah selesai melakukan pembayaran, pihak Disney akan mengirimkan file PDF ke e-mail mu, print tiket tersebut di kertas A4, dan ikuti petunjuk cara melipatnya. Begitu tiba di Disneyland / DisneySea, kamu bisa langsung menuju ke gate dan masuk dengan meng-scan barcode yang ada di tiket tersebut.
Makanan dan Minuman
Disneyland maupun DisneySea menyajikan makanan yang beraneka ragam, dari mulai popcorn, hamburger / sandwich, makanan Jepang, makanan khas Barat, makanan Cina, hotdog, sup, buah-buahan, sampe minuman beralkohol. Namun harganya tidaklah murah. Untuk snack seperti hotdog / sandwich, harga berkisar ¥700 - ¥1.000, sedangkan makanan berat seperti steak, bisa berkisar ¥2.000-¥5.000. Soal minum, tidak perlu khawatir, kamu cukup membawa botol kosong saja dan re-fill di dalam taman.
Dari panduan-panduan orang yang gw baca, ada yang menyarankan untuk membeli bento di mini market (biasanya sekitar ¥300 - ¥500), kemudian simpan di dalam tas (kalo bisa letaknya agak tersembunyi, misalnya dibungkus jaket atau diletakkan di bagian yang sulit dijangkau) untuk makan siang.
Gw sendiri lebih memilih makanin snack seperti popcorn, chicken leg, turkey leg, pizza, dan lainnya. Memang sih harganya sedikit mahal, tapi ya, well, namanya juga liburan =P. Ga ada salahnya menikmati makanan liburan, kan?
FastPass
Para pengunjung hanya bisa mendapatkan FastPass setiap 1 jam sekali. Tidak semua atraksi bisa menggunakan FastPass. Maka dari itu, sebenernya tidak ada guide khusus untuk FastPass. Harus pintar-pintar melihat situasi aja. Berikut cara-cara untuk mendapatkan FastPass:
Cek jadwal FastPass dan lamanya waktu menunggu yang biasanya terletak di pintu masuk suatu atraksi.
Pertimbangkan apakah FastPass benar-benar dibutuhkan atraksi tersebut. Contoh situasi yang membutuhkan FastPass: atraksinya menarik namun antriannya sangat panjang (standby wait time-nya lebih dari 45 menit), jadwal FastPass nya cocok dengan keinginan kamu.
Jika kamu tertarik untuk FastPass, scan barcode tiketmu di mesin FastPass. Mesin FastPass untuk suatu atraksi biasanya terletak di dekat pintu masuk atraksi itu sendiri.
Simpan tiket FastPass baik-baik. Jagan lupa cek jadwal FastPass-mu selanjutnya, jadwal FastPass tertulis di bagian bawah tiket FastPass terakhirmu.
Kembalilah ke atraksi tersebut pada jadwal yang sudah ditentukan. Berbekal FastPass di tangan, antrilah di antrian khusus FastPass.
Mesin FastPass untuk Monsters Inc. Ride & Go Seek!
Disneyland VS. DisneySea
Disneyland adadi mana-mana dan semua memiliki tema yang sama: California, Paris, Hong Kong, Tokyo. Namun DisneySea itu unik dan hanya ada satu: di Tokyo.
Itulah alasan utama yang membuat gw awalnya mau mengunjungi DisneySea. Ternyata, setelah mengunjungi keduanya, gw lebih suka DisneySea dibanding Disneyland. But overall, both are awesome!!
Menurut penilaian sotoy gw yang udah pernah menjelajahi keduanya dan bermain di sana seharian penuh, berikut perbedaan utama Disneyland dan DisneySea:
Permainan
Disneyland lebih cocok untuk keluarga dan anak-anak kecil. Permainan di Disneyland tidak ekstrim dan kids friendly.
DisneySea lebih cocok untuk orang dewasa atau couple. Permainan di DisneySea lebih ekstrim, beberapa atraksi di DisneySea tidak cocok untuk penderita motion sickness, dan beberapa menerapkan tinggi minimum yang tentunya tidak cocok untuk anak-anak.
Karakter Disney
Karakter utama Disney seperti Mickey, Minnie, Donald, Pluto, Stitch, berkeliaran di Disneyland, tidak jarang mereka pun berinteraksi dan menyapa anak-anak kecil.
Memang ada beberapa karakter Disney di dalam DisneySea, tapi tidak sebanyak dan seterkenal karakter-karakter yang ada di Disneyland. Hanya beberapa karakter yang gw temui di DisneySea: Stitch, Paman Gober, dan Jafar. Udah gitu, karena mereka diharuskan menjiwai karakternya masing-masing, jangan heran kalo si Stitch itu usil dan hiperaktif banget, atau si Jafar yang gayanya 'sok' sombong pas minta difoto.
Nuansa
Di Disneyland, gw lebih merasa kalo gw ada di dunia 'Disney', terlebih dengan adanya Disney Castle. Sedangkan di DisneySea, gw lebih ngerasa kalo gw lagi di beberapa negara yang berbeda-beda. Seperti atraksi Venetian Gondolas yang membuat gw merasa lagi di Venezia, atau serasa di Agrabah saat menonton The Magic Lamp Theater.
Parade
Disneyland menyediakan beberapa atraksi seperti DreamLights parade (kalo ga salah atraksinya setiap hari jam 8 malem pas udah mau tutup, kecuali saat cuaca yang kurang bersahabat), kembang api (pada saat-saat tertentu), atau parade lainnya yang tergantung musim. Pas gw dateng ke sana ada Easter Parade, dan kata temen gw, pas Frozen baru tayang, Disneyland menyediakan Frozen parade. Let it go... let it go...
Too bad, mereka ga punya parade apa-apa di DisneySea, not even a firework... Atau mungkin, gw yang lagi sial datengnya ga pas kali, ya? Para pembaca, ada yang pernah ngeliat parade di DisneySea?
Gw pribadi lebih suka DisneySea dibanding Disneyland, begitu juga dengan si Mr Hamburger. Dia suka permainan yang agak ekstrim, dan DisneySea lah tempatnya.
---
Oke, cukup introduction-nya, gw lanjutin itinerary Jepang gw. Here we go....
Note: Di dalam Disneyland, belum tentu ada map yang berbahasa Inggris. Sebaiknya simpan satu soft copy di HP-mu. Map berbahasa Inggris bisa didapat di SINI, lengkap dengan lokasi snack, restoran, toilet, tempat berbelanja, dan keterangan setiap atraksi. List dan keterangan atraksi juga bisa didapat di SINI.
Berikut beberapa atraksi yang bisa menggunakan FastPass diDisneyland:
Big Thunder Mountain
Splash Mountain
Haunted Mansion
Pooh's Hunny Hunt
Buzz Lightyear's Astro Blasters
Space Mountain
Star Tours: The Adventures Continue
Monsters Inc. Ride & Go Seek!
Berdasarkan pengalaman gw, dua atraksi yang paling rame yaitu Monsters Inc. Ride & Go Seek! dan Pooh's Hunny Hunt.
Gapura Tokyo Disneyland
Easter eggs!
Para Disney karakter bermain bersama anak-anak
Cinderella Castle di Fantasyland, foto wajib kalo mengunjungi Disneyland
Easter Parade 2016
Easter Parade 2016
it's a small world di Fantasyland
Foto bareng Stitch, karakter Disney yang paling gw suka
Maaf kalo videonya terlalu shaky, yang ngerekam dan yang ngedit masih amatiran =P
Hari Keenam: Tokyo DisneySea
Note: Di dalam DisneySea, belum tentu ada map yang berbahasa Inggris. Sebaiknya simpan satu soft copy di HP-mu. Map berbahasa Inggris bisa didapat di SINI, lengkap dengan lokasi snack, restoran, toilet, tempat berbelanja, dan keterangan setiap atraksi. List dan keterangan atraksi juga bisa didapat di SINI.
Berikut beberapa atraksi yang bisa menggunakan FastPass diDisneySea:
Tower of Terror
Toy Story Mania!
Indiana Jones Adventure: Temple of the Crystal Skull
Raging Spirits
The Magic Lamp Theater
Mermaid Lagoon Theater
20,000 Leagues Under the Sea
Journey to the Center of the Earth
Dua atraksi yang paling rame yaitu Toy Story Mania! dan Tower of Terror.
Kapal besar di depan pintu masuk DisneySea
Keliatan Mount Prometheus di background
Lost River Delta
Ternyata di DisneySea ketemu Stitch lagi!
Si Jafar yang 'sok' sombong, susah banget buat dimintain foto.
Arabian Coast
Mermaid Lagoon
Toy Story Mania di American Waterfront.
Mediterranean Harbor. Bener-bener mirip kaya Venezia!
Naik gondola ala Venezia
Berfoto bersama patung Walt Disney
Next, baca juga perjalanan gw di Kyoto yang gw post di SINI.