Thursday, December 10, 2015

Teknologi dan Kesehatan

Tiba-tiba, gw teringat pernah berdiskusi dengan seorang temen yang kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Topiknya cukup menarik, makanya gw berniat share di sini.

Sebelum masuk ke topik diskusi, gw mau menceritakan sekilas tentang teman gw: dia cowok, tinggi, pake kacamata, jalannya cepet banget (jalannya mungkin lebih cepet dari larinya Usain Bolt), jomblo, dan sering galau. Untungnya dia childish jenius, bersama timnya pernah meraih medali emas di kompetisi Genetically Engineered Machine (iGEM) 2014 yang diselenggarakan di Boston, Amerika. Dia juga satu-satunya temen gw yang ke Kuala Lumpur mengunjungi Biomedical Museum. Sedangkan gw yang 8 tahun di Kuala Lumpur aja, ga tau ada Biomedical Museum eksis di sini. Jadi bisa dibilang, dia cukup expert dalam topik diskusi ini.

Ok, kembali lagi ke topik. Topik yang cukup intense ini dimulai dari pertanyaan gw:
Vaksin itu kan virus yang dilemahkan. Memangnya gimana caranya memperlemah virus? Dipanasin? Didinginin? Ga dikasih makan? Disetrap di pojokan sambil angkat satu kaki? Diputusin pacar? Atau digebukin sampe pingsan? 
Ternyata jawabannya tidak terduga. Vaksin itu tidak selalu virus yang dilemahkan. Vaksin bisa berupa virus yang tidak aktif, atau bahkan hanya terdiri dari sebagian kecil komponen dari virus, seperti 'cangkang'nya, proteinnya, atau cuma DNA nya saja. Yang terpenting, vaksin tersebut bisa merangsang pembentukan imunitas tubuh, tanpa membahayakan tubuh.

Namun seringnya, biar gampang dan cepat, guru-guru dan para dosen selalu bilang: "Vaksin itu virus yang dilemahkan." Titik. End of story.

Apakah aku makhluk hidup? (Starr Biolog Teks)
Gara-gara topik vaksin dan virus, kita malah ngomongin pertanyaan yang masih menjadi misteri: 'Apakah virus merupakan makhluk hidup?' Pertanyaan yang sampe sekarang masih diperdebatkan dan jawabannya juga masih menjadi kontroversi.

Di satu sisi virus tidak dianggap sebagai makhluk hidup karena virus hanya tersusun dari DNA atau RNA yang dikelilingi oleh lapisan protein. Virus tidak terbuat dari sel, di mana sel adalah unit dasar dari organisme hidup. Virus juga tidak dapat bereproduksi tanpa sel inang, dan virus dapat dikristalkan. Hal-hal tersebut bertentangan dengan ciri-ciri makhluk hidup.

Namun dari pandangan lain, virus digolongkan sebagai makhluk hidup karena DNA dan RNA dianggap sebagai materi genetik. Virus juga memenuhi ciri-ciri makhluk hidup lainnya seperti mampu beradaptasi, tumbuh, bereproduksi, bahkan berevolusi walaupun hanya dalam sel inang.

Dari virus dan makhluk hidup, kita beralih ke topik Artificial Intelligence (AI), di mana proses pembelajaran otak manusia yang sampai sekarang sudah berjalan puluhan tahun, namun belum juga ditemukan titik terangnya. Kita sepakat kalo ketika manusia sudah sepenuhnya berhasil mempelajari otak manusia dan menciptakan otak buatan, it's the end of the road (atau mungkin justru the new beginning of every science?)

Dia cerita kalo sekarang para biologis sedang berada dalam track to print a human, dengan XNA alias DNA sintetis. Mereka bahkan melakukan penelitian membuat makhluk hidup dari minyak, air, dan komponen sel. And... it worked!! Berita yang mencengangkan karena sekarang manusia sudah bisa play God.

Dari situ, muncullah pertanyaan misteri lainnya. Kalo manusia sudah seperti Tuhan yang bisa menciptakan makhluk hidup lain, apa makhluk hidup tersebut memiliki soul? Jika tidak, apakah dia disebut makhluk hidup jika tidak memiliki soul? Bahkan pertanyaan paling dasar pun masih misteri: Apa itu soul? 

Ngomongin soul pasti ga jauh-jauh dari konsep dualism dalam filosofi, di mana body dan soul (mind) adalah 2 hal berbeda dan memiliki fungsi berbeda juga. Jaman dulu, ada yang berpendapat soul-lah yang menggerakan body. Pendapat ini didasari dengan fenomena berikut:
Orang yang sudah meninggal tubuhnya dingin dan tidak lagi bisa bergerak. Hal tersebut terjadi karena tidak adanya soul yang menghangatkan dan membuatnya bisa bergerak.
Pendapat tersebut disanggah Rene Descartes, seorang filsuf dan ahli matematika, yang dalam tulisannya 'The Passions of the Soul" mengatakan:
The heat and movement of our body-parts come from the body; thoughts come from the soul. The soul leaves our body when we die only because this heat ceases and the organs that move the body decay.
Apapun itu, sampai sekarang apa itu soul dan keberadaannya masih tidak bisa dibuktikan sepenuhnya oleh science.

Topik pun gw tutup dengan pertanyaan yang sekaligus menjadi sindiran bagi ilmuwan-ilmuwan yang berkutat di dunia kesehatan. Dengan bantuan teknologi yang semakin canggih, riset dan perkembangan dalam bidang kesehatan pun semakin pesat.
Teknologi dan Kesehatan (Scienceroll, 2014)
  • Teknnologi imaging dan monitoring sekarang mempunyai ultrasound scan, computerized tomography (CT) scan, Magnetic resonance imaging (MRI), digestible sensors, dan lainnya. 
  • Teknik pembedahan mulai beralih dari bedah konvensional ke bedah laparoskopi dan bedah laser.
  • 3D printed biological material and artificial limb sangat berperan penting dalam proses penelitian dan rekayasa genetika. Bahkan sudah berhasil diimplementasikan pada tikus untuk 'menambal' jantung yang rusak.
  • Orang yang lahir cacat atau orang yang kehilangan tangan / kakinya, bisa kembali berjalan dan beraktivitas dengan bantuan exosceleton.

Tapi JARUM SUNTIK dan INFUS yang sangat-sangat umum digunakan, kenapa ga banyak berubah sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1844? Apa ga ada cara lain yang physically dan psychologically less painful atau mungkin no pain at all?

Memang sih, gw pernah denger adanya painless vaccination yang modelnya kaya plester dan cuma ditempelin ke kulit doank. Namun, cara ini masih jauh dari efektif dibanding metode vaksinasi konvensional.
Painless vaccine (gizmag, 2013)
Tapi tapi tapi... tetep aja ini udah 170 tahun lebih semenjak pertama kali diciptakannya jarum suntik. Masa masih gitu-gitu aja sampe sekarang? Hei para peneliti kesehatan, kalian ga kasihan apa sama gw anak ini?
Mommy, please help me! (Activist Post, 2015)
Friday, December 4, 2015

Bahasa Pemograman yang Paling Susah Untuk Dipelajari

Salah satu cara manusia berkomunikasi dengan sesamanya adalah menggunakan bahasa. Bisa bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Perancis, bahasa tubuh, bahasa kalbu, bahasa cinta, atau bahasa tarzan *baru paragraf pertama udah mulai ngaco*.

Seperti halnya bahasa manusia, bahasa pemograman atau programming language juga memiliki fungsi yang sama seperti bahasa yang disebutkan di atas. Bedanya, bahasa pemograman digunakan untuk berkomunikasi dengan mesin, khususnya komputer, dan biasanya digunakan untuk membuat suatu sistem. Semua aplikasi yang kalian punya di PC, laptop atau smart phone yang kalian pegang saat ini, pasti dibuat dengan bahasa pemograman tertentu.

Bahasa pemograman juga ada banyak macamnya. Beberapa yang sangat terkenal di antaranya Java, C, C++, C#, Visual Basic, Ruby, Bash, Go, Phyton, Haskell, dan masih banyaaakkkk lagi.

Berhubung gw kurang waras kerjaan, gw iseng-iseng mencari tahu bahasa pemograman apa yang paling susah untuk dipelajari. Dan bahasa pemograman tersebut adalah: BRAINFUCK!

Dari namanya aja udah keliatan kalo bahasa pemograman ini berdampak kurang baik terhadap otak. Gw sendiri, setelah baca-baca, kurang ngerti juga bagaimana pemakaiannya dan buat apa ada orang susah-susah menciptakan bahasa pemograman aneh ini. Kalo memang pengangguran, bukannya lebih baik jalan-jalan atau tidur aja?

Sekilas Tentang Brainfuck

Brainfuck diciptakan pada tahun 1993 oleh Urban Müller. Bahasa pemograman ini hanya menggunakan 8 command seperti yang terlihat di tabel berikut:
Delapan command dalam Bahasa Pemograman Brainfuck (Wikipedia)
Command Brainfuck yang diterjemahkan ke bahasa pemograman C

(By the way, maaf gw ga pernah bisa nerjemahin istilah-istilah programming di atas ke dalam bahasa Indonesia. Gw dari kuliah sampe kerja, selalu pake bahasa Inggris, makanya gw ga familiar sama istilah-istilah IT dalam bahasa Indonesia. Intinya sih, di Brainfuck, cuma 8 command tersebut yang dapat dimengerti oleh si compiler).

Sesuai dengan namanya, bahasa pemograman yang satu ini memang sangat kompleks dan sangat susah dimengerti. Karena memang, tujuan utama dibuatnya bahasa pemograman ini bukan untuk membuat aplikasi, melainkan untuk kesenangan semata. Maklumlah, para software engineer terkadang memang aneh dan mempunyai kesenangan terhadap hal-hal aneh pula.

Aplikasi Program 'Hello World!'

Orang Indonesia bilang 'Apa kabar?', orang Amerika bilang 'How are you?', sementara penduduk rakyat China bilang '你好吗?'. Walaupun bahasanya berbeda-beda, tapi maksudnya sama, yaitu menanyakan kabar sang lawan bicara. Begitu juga dengan bahasa pemograman. Untuk mendapatkan hasil yang sama, beda bahasa pemograman, beda pula penerapannya.

Bagi kalian yang pernah berkutat di dunia coding, pasti sangat-sangat-sangat mengenal 2 kata berikut: 'Hello World!'. Dua kata di mana semua pembelajaran mengenai bahasa pemograman bermula. Dua kata yang selalu dijadikan contoh paling dasar dari semua bahasa pemograman.

Kenapa 'Hello World!'? Mungkin karena yang bikin bahasa pemograman itu orang bule. Coba kalo yang bikin orang Indonesia, pasti jadinya bukan 'Hello World!', melainkan 'Ini Ibu Budi'.

Balik lagi ke topik, berikut contoh cara menampilkan tulisan 'Hello World!' dalam beberapa bahasa pemograman. Mungkin setelah para pembaca melihat contoh-contoh berikut, kalian lebih mengerti kenapa bahasa pemograman Brainfuck itu benar-benar susah dipahami.

Java
System.out.println("Hello World!");
C#
System.Console.WriteLine("Hello World!");
Visual Basic
 MsgBox("Hello World!")
Haskell
Prelude> putStrLn "Hello World!"
Bash, Hack
echo "Hello World!"
Ruby
puts 'Hello World!'
Go
fmt.Printf("Hello World!\n")
Phyton, Perl
print "Hello World!"
Pascal
writeln('Hello World!');
Dan contoh yang terakhir, adalah program yang sama yang ditulis dengan Brainfuck:
  


Respon pertama gw saat ngeliat ini: HAH? MANA 'HELLO WORLD!' NYA???

Beberapa mungkin ga percaya dan mengira gw asal nulis doank. Tapi serius, itu benar-benar program 'Hello World!' yang ditulis dengan bahasa pemograman Brainfuck. Dan seperti yang disebutkan di atas, Brainfuck cuma mengenali 8 command: + - < > [ ] , .

Kalo penasaran bagaimana cara simbol-simbol aneh di atas diartikan menjadi 'Hello World!', bisa menuju ke SINI untuk melihat penjelasan yang lebih ribet lengkap.

Apa ada yang tahu bahasa pemograman yang lebih sulit dari Brainfuck?
Saturday, November 28, 2015

Nonton Bioskop Mewah

Berbekal 2 tiket gratis dari salah satu klien perusahaan gw, gw pun memanjakan diri dengan menonton film di salah satu bioskop terkenal di Malaysia: TGV Cinemas. Tentu saja, biar ga rugi, tiket ini gw tukerin buat nonton di hall TGV Cinemas yang paling mewah: TGV Indulge.

Satu-satunya TGV Cinema yang ada hall Indulge nya cuma di 1 Utama Shopping Centre (1U), Malaysia. Walau letaknya sedikit jauh dari apartment gw, tapi gw tetep dengan suka cita bela-belain ke sana demi nonton The Hunger Games: Mockingjay - Part 2 di Indulge!
Tiket gratis yang bisa ditukar untuk film apapun, dan hall manapun (selama tempat duduk masih ada). Yay!

Pelanggan Indulge ternyata mendapatkan pelayanannya yang sangat spesial, jauh lebih spesial dari yang gw bayangin. Indulge mempunyai counter tiket yang terletak di ruangan yang cukup mewah dan terpisah dari counter tiket standard, luxe, IMAX, dan tiket-tiket non-indulge lainnya.
Mejeng di depan counter ticket Indulge

Sekedar informasi, harga tiket saat weekend: RM 55 per tempat duduk (sekitar 190 ribu rupiah, tidak termasuk makanan), dan RM 79 per tempat duduk (sekitar 275 ribu rupiah termasuk premium set meals). Harga bisa berbeda-beda tergantung film yang ditayangkan dan hari tayangnya. Hari kerja umumnya lebih murah dibanding weekend atau hari libur, namun seharusnya tidak melenceng terlalu jauh dari angka tersebut. Angka yang bikin gw mikir 100 kali dulu buat nonton bioskop Indulge, kecuali kalo dapet tiket gratis lagi.

Tiket umum (Non-Indulge)
Tiket Indulge, dikasih amplop segala.

Selain counter tiket dan penampakan tiketnya yang berbeda, ruang tunggunya pun terpisah dari ruang tunggu umum dan tentunya, ruang tunggu Induge terlihat jauh lebih elite.
Ruang tunggu Indulge
Buffet di dalam ruang tunggu
Ruang tunggu Indulge

Saat menunggu, kita bisa memesan makanan dan minuman, mulai dari yang ringan maupun berat. Untuk sebagian menu (yang ada logo tiket nya), kita bisa memesan dulu dan meminta mereka mengantarkannya ke dalam hall untuk dinikmati selagi kita menonton film.
Menu makanan dan minuman

Soal pelayanan, Indulge sangatlah memuaskan. Seperti berada di restoran, kita cukup duduk manis dan angkat tangan atau memanggil petugas ketika ingin memesan makanan. Petugas pun akan datang melayani kita. Ga seperti non-indulge yang buat beli pop corn aja harus antri panjang.

Begitu juga saat hall sudah dibuka, kita akan didatangi petugasnya secara pribadi dan dia akan mempersilakan kita masuk ke dalam hall.
Jalanan menuju ke dalam hall Indulge

Begitu masuk ke dalam, langsung terasa udara AC yang sangat dingin. Namun jangan khawatir, Indulge menyediakan selimut yang hangat dan lembut, serta kursi yang sangat nyaman. Kursinya bahkan bisa diatur supaya kita bisa menonton sambil tiduran. Gw saranin, jangan menonton film yang membosankan di Indulge. Takutnya, karena saking nyamannya, bukannya nonton, kita malah ketiduran. Apalagi harga tiketnya lebih mahal daripada biaya sewa kamar hotel 2 jam. (Eh, ada ga ya, hotel yang bisa disewa 2 jam doank?)

Berhubung gw cuma foto pake HP, gw ga bisa dapet gambar hall nya yang bagus. Gambar yang gw dapet cuma hitam remang-remang. Maka dari itu, supaya para pembaca ga penasaran, gw 'nyomot' gambar orang aja buat dipajang di sini. Hehehehe.
Cinema layout
TGV Cinemas Indulge Movie Hall (CFD, 2014)
Di setiap tempat duduk, disediakan selimut dan meja kecil untuk meletakkan makanan / minuman yang kita pesan. Selain itu, seperti restoran, setiap meja juga dilengkapi dengan tombol untuk memanggil si petugas, barangkali saja kita ingin memesan makanan, meminta bill, atau membutuhkan bantuan lainnya.

Overall, nonton bioskop di sini enak banget! Gw sangat sangat sangat puas dengan pelayanan dan fasilitasnya. Semoga si bos TGV berbaik hati bagi-bagi tiket gratis lagi! *ngarep*
Saturday, November 21, 2015

Jalan-Jalan Terus: Kelip-Kelip Kampung Kuantan

If you catch a firefly and keep it in a jar,
You may find that you have lost a tiny star.

'Kelip-Kelip Kampung Kuantan' merupakan Taman Kunang-Kunang (Firefly Park) yang terletak di Kuala Selangor, 60 km dari Kuala Lumpur. Walaupun letaknya sedikit terpencil, dan jauh dari pusat kota, Kelip-Kelip Kampung Kuantan sepertinya mempunyai daya tarik tersendiri. Buktinya, pas gw tiba di sana, gw melihat ada 2 bus rombongan turis asal Korea berkunjung ke sini.

Sekedar informasi, firefly park baru dibuka pukul 7.30 malam dan tutup pada pukul 10.30 malam. Informasi lebih jelas bisa dilihat di SINI.

Firefly Park ini disponsori sepenuhnya oleh TNB (Tenaga Nasional Berhad), yang kalo di Indonesia itu kaya PLN. Mereka bilang, ini salah satu tempat di mana mereka tidak mau menyediakan lampu, walaupun sebenarnya mereka mampu. (Ya iyalah, kalo dikasih lampu terang benderang, kunang-kunangnya mati, donk?)

Untuk melihat kunang-kunang, kita diharuskan menyewa sampan kecil yang berkapasitas 4 orang. Pas gw ke sini, menyewa 1 sampan kecil harganya RM 53 (sekitar 185 ribu rupiah) per sampan, harga sudah termasuk 4 jaket pelampung.

Buat yang cuma datang sendirian atau berdua dan mau share sampan dengan yang lain, gw saranin nunggu di dekat counter tempat membeli tiket. Serius deh, harga satu sampan RM 53 terlalu mahal kalo cuma untuk 1-2 orang.


Begitu naik sampan, kita dibawa menuju pohon-pohon terdekat yang berkelap-kelip karena banyak kunang-kunang. Mirip seperti pohon natal yang berkelap kelip di malam yang gelap. Menurut data, ada sekitar 1.300 kunang-kunang di sana. Kalo dapet penjaga sampan yang baik, kita diperbolehkan menyentuh kunang-kunang dengan lemah lembut. Sayangnya, gw dapet penjaga sampan yang udah tua, punya banyak aturan, dan rewel setengah mati. Jadi, gw cuma boleh duduk manis di sampan dengan tangan dilipat seperti anak TK baru masuk sekolah. #lebay.

Saat berada di sana, kita tidak diperbolehkan menggunakan flash atau senter. Cahaya dari flash atau senter akan mengganggu kunang-kunang. Berhubung kamera gw juga tidak canggih dan situasi di sana sangat gelap, gw ga bisa dapet foto apa-apa selain foto hitam pekat. Setelah beberapa kali gagal mengambil foto dan video, gw pun menyerah. Biarlah kenangan ini cukup gw abadikan di otak gw aja.

Bagi yang mau mengunjungi Taman Kunang-Kunang ini, disarankan datang pada bulan Desember atau setelah hujan. Kata si penjaga sampan tua yang punya banyak aturan dan rewel itu, kunang-kunangnya lebih banyak aktif pada waktu-waktu tersebut, sehingga kelap-kelipnya pun lebih banyak.
Kunang-Kunang (frfly.com)
Berikut beberapa fakta menarik tentang kunang-kunang:
  • Terdapat lebih dari 2.000 spesies kunang-kunang. Namun, tidak semuanya dapat menghasilkan cahaya.
  • Selain sebagai tanda bahaya, kunang-kunang jantan juga menggunakan cahayanya untuk menarik perhatian kunang-kunang betina.
  • Warna cahaya dari kunang-kunang berbeda-beda, ada kuning, hijau, atau oranye.
  • Larva kunang-kunang juga bisa menghasilkan cahaya. Sebagian dari mereka tinggal di dalam air menggunakan cahaya ini sebagai bentuk pertahanan diri.
  • Larva kunang-kunang memakan siput-siput kecil. Sedangkan kunang-kunang dewasa lebih menyukai sari-sari bunga. Namun, ada beberapa spesies unang-kunang dewasa yang juga karnivora dan memakan serangga lain.
  • Kunang-kunang dikenal sebagai spesies 'bioluminescent', artinya mereka bisa menghasilkan cahaya sendiri.
  • Cahaya yang dihasilkan kunang-kunang merupakan cahaya yang paling efisien di dunia. Hampir 100% energi yang dilepaskan adalah cahaya. Bola lampu penemuan Thomas Alva Edison, hanya mampu menghasilkan cahaya sekitar 10% dari seluruh energi listrik yang dialirkan. Sedangkan, hampir 90% sisanya berubah menjadi panas. Inilah yang menyebabkan cahaya lampu listrik panas.
  • Cahaya kunang-kunang terbentuk dari oksigen, kalsium, luciferin, dan adenosin trifosfat (ATP). Zat-zat tersebut, dengan bantuan enzim luciferase bereaksi membentuk sejumlah zat kimia baru dengan melepaskan hampir 100% energi dalam bentuk cahaya.
  • Luciferase merupakan zat kimia yang penting. Biasa digunakan di dalam industri makanan, forensik, dan digunakan untuk mendeteksi tingkat ATP dalam sel.
  • Saat luciferase pertama kali ditemukan, satu-satunya cara mendapatkannya adalah langsung dari kunang-kunang. Saat ini, sudah diciptakan luciferase sintetik, namun beberapa perusahaan masih mengambil langsung dari kunang-kunang, sehingga menyebabkan populasi kunang-kunang yang terus menurun.
  • Faktor lainnya yang menyebabkan populasi kunang-kunang menurun adalah polusi cahaya dan rusaknya habitat kunang-kunang. Ketika habitat kunang-kunang rusak, mereka akan mati karena mereka tidak bermigrasi ke tempat lainnya.

If you let it go then, back into the night,
You may see it once again, star bright.

(If You Catch a Firefly, Lilian Moore)
Thursday, November 12, 2015

Tipe-Tipe Cewek Berdasarkan Alasan Menolak Cowok

Ditolak (HubPages, 2014)

Ternyata, berdasar hasil penelitian ke-sotoy-an gw, kepribadian cewek itu bisa diliat dari alasan dan caranya berkelit dari pertanyaan 'Mau ga kamu jadi cewek aku?'.

Yuk, kita simak tipe-tipenya.

Cewek Simple
  • Ga (Tanpa alasan lebih lanjut)

Cewek Matre
  • Kamu penghasilannya per bulan berapa?
  • Punya mobil apa? Apa aja?
  • Rumahnya ada berapa? Lokasi? Luas bangunan? Punya villa juga, ga?
  • (Seratus pertanyaan kemudian) Ah jadi kamu cuma punya segitu doank? Itu sih, ga cukup buat aku makan satu minggu.

Cewek Ga Enakan
  • Aduh, gimana ya, kita temenan dulu aja deh.
  • Aku mau fokus sekolah dulu. Aku takut ntar kalo aku sibuk pacaran, nilai aku turun.
  • Kamu terlalu baik. Aku rasa kamu pantas mendapatkan yang lebih baik daripada aku.
  • Kasih aku waktu untuk berpikir dulu, ya. (Terus lupa ingatan atau ngilang selamanya).
  • Aku cuma nganggep kamu kaya adek / kakak / papa / kakek aku sendiri.

Cewek Blak-Blakan
  • Enggak mau! Kamu kan jelek, jarang mandi, jerawatan, pendek lagi!

Cewek Pendiam
  • ...

Cewek Sarkastik
  • Emang kamu pikir, cewek seperti aku bakalan mau sama kamu?
  • Ya ampun, udah yakin bakal ditolak kok, masih berani nembak juga!
  • Kamu di rumah punya cermin ga, sih?
    • (Kalo dijawab iya) Kalo punya dipake buat ngaca donk, jangan cuma dijadiin pajangan doank!
    • (Kalo dijawab enggak) Terus kamu pikir, harga cermin itu lebih mahal daripada biaya maintenance aku?

Cewek Super Religius
  • Enggak ah... Pacaran kan, dosa.
  • Coba sebutkan isi dari surat AAA pasal BBB ayat CCC! (Tiga detik kemudian) Masa gitu aja ga tau? Makanya banyak-banyak ibadah dan baca kitab suci, jangan sibuk nyari cewek mulu.

Cewek Akuntan
  • Coba aku mau liat cash flow kamu dan laporan laba rugi tiga bulan terakhir.
  • Jangan lupa fotokopi semua buku tabungan kamu juga, ya.

Cewek Programmer
  • 0100 1110 0100 1111 (0x4E 0x4F)

Cewek Jenius
  • (Ngeluarin rubic cube 5x5x5 yang berantakan dari tas nya) Aku bakal nerima kamu, kalo kamu bisa nyelesain ini lebih cepet dari aku. Oh ya, rekorku, 15 detik, lho!

Cewek Atlet Beladiri
  • Yuk, kita duel dulu. Aku tunggu besok jam 10, di Jalan Luwak, di lapangan bola deket warung kopi. Dateng sendirian, ya. Oh ya, kalo kalah, ga pake nangis!

Cewek Anak Mami
  • Duh, ntar aku tanya mami dulu, ya. Tapi mamiku sekarang lagi di Amerika. Baru pulang tanggal 29 Februari 2017. Sabar, ya.

Cewek Gagal Move On
  • Aku tanya XXX (nama mantan pacar) dulu, ya. Tapi... tapi... tapi... kita udah ga kontak-kontakan lagi karena sekarang dia sibuk sama pacar barunya. (Nangis histeris)

Cewek Penyayang Binatang
  • Kamu ketemu kucingku dulu, ya. Kalo dia bilang ok, aku juga ok-ok aja.

Cewek Kutu Buku
  • (Sibuk baca buku sampe ga nyadar kalo ada cowok yang nembak).

Cewek Bossy
  • Aduh, sekarang aku harus sibuk, harus meeting, ga sempat ngerjain skripsi. Kamu aja yang kerjain skripsi aku. Aku maunya besok pagi jam 9 udah selesai dan udah di-print. Terus taro di meja aku. Oh iya, jangan lupa kasi cover warna kuning ya. Inget, warna kuning! Ntar kalo udah selesai, kita bisa negosiasi lagi soal proposal kamu.

Cewek Sok Bule
  • I'm sorry, what did you say?

Cewek Yang Sudah (Terlalu) Memikirkan Masa Depan
  • Nama kamu jelek. Aku ga mau nama belakang aku ntar jadi Brewokman. Kasian nanti kalau anak aku cewek, dia bisa dihina-hina sama anak-anak satu sekolah. Terus kalo gara-gara itu, dia susah dapet kerja dan jomblo seumur hidup gimana?

Cewek Tulalit
  • Oohhh jadi kemarin itu, ceritanya kamu nembak aku? Aku baru nyadar. Lain kali yang jelas donk. Hahahahahaha.

Cewek Playboy
  • Kalo kamu jadi yang ke 18, ga apa-apa kan, say?
  • Nanti kita ketemuannya sebulan sekali aja, ya. Aku harus bagi waktu aku sama pacar-pacar aku yang lain. Ataauuu... kamu mau ketemu sama 17 pacar aku lainnya?

Cewek Karir
  • Short-term goal sama long-term goal kamu apa?
  • Bagaimana kamu melihat dirimu 5 tahun ke depan?
  • Besok email-in resume kamu ya. Aku harus liat dulu kamu punya skill dan pengalaman yang cukup atau ga buat jadi pacar aku.

Cewek Puitis
  • Meski kau sepenuh hati mencintaiku. Tapi kita sama-sama tahu. Aku bagaikan malaikat dan kau beruang madu. Tak mungkin bersatu. Sungguh kumerasa berat menolak kasihmu. Namun, sudilah kau menerima seribu maafku.

Cewek Tukang Sulap
  • Aku bisa sulap lho, mau tahu ga? Sekarang kita temenan, kan? (Mulut komat-kamit) Bim salabim. Mulai detik ini, aku ga kenal kamu, dan kamu ga kenal aku. ABRACADABRA!! (Dua puluh detik kemudian) Kamu siapa, ya? Ngapain deket-deket aku? (Buru-buru berjalan menjauh).


Jadi, cewekmu mantan gebetanmu termasuk tipe yang mana? :P